Tuesday, May 05, 2015

Sejarah TNI AL

Sejarah TNI-AL dimulai tanggal 10 Septembar 1945, setelah masa awal diproklamasikannya kemerdekaan negara Indonesia, administrasi pemerintah awal Indonesia mendirikan Badan Keamanan Rakyat Laut (BKR Laut). BKR Laut dipelopori oleh Pelaut-pelaut veteran Indonesia yang pernah bertugas dijajaran Koninklijke Marine (Angkatan Laut Kerajaan Belanda) dimasa penjajahan belanda dan Kaigun dimasa pendudukan Jepang.

Terbentuknya organisasi militer Indonesia yang dikenal sebagai Tentara Keamanan Rakyat (TKR) turut memacu keberadaan TKR Laut yang selanjutnya lebih dikenal sebagai Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI), dengan segala kekuatan dan kemampuan yang dimilikinya. Sejumlah Pangkalan Angkatan Laut terbentuk, kapal-kapal peninggalan jawatan pelayaran Jepang diperdayakan, dan personel pengawaknya pun direkrut untuk memenuhi tuntutan tugas sebagai penjaga laut republik yang baru terbentuk itu. Kekuatan yang sederhana tidak menyurutkan ALRI untuk menggelar Operasi Lintas Laut dalam rangka menyebar luaskan berita proklamasi dan menyusun kekuatan bersenjata diberbagai tempat di indonesia. Disamping itu mereka juga melakukan pelayaran penerobosan blokade laut Belanda dalam rangka mendapatkan bantuan dari luar negeri.

 

Selama 1949-1959 ALRI berhasil menyempurnakan kekuatan dan meningkatkan kemampuannya. Di bidang Organisasi ALRI membentuk Armada, Korps Marinir yang saat itu disebut sebagai Korps Komando Angkatan Laut (KKO-AL), Penerbangan Angkatan Laut dan sejumlah Komando Daerah Maritim sebagai komando pertahanan kewilayahan aspek laut.

Berdasarkan surat keputusan Menteri Pertahanan No. MP/A/1133/1957 tanggal 17 Desember 1957 tentang penyerahan daerah pelabuhan dan daerah kepentingan pelabuhan Balikpapan berikut penguasaan kuasa keadaan bahaya atas daerah yang diserahkan dari Panglima Daerah Militer IX/Mulawarman selaku penguasa darurat Militer daerah Kalimantan Timur kepada Komandan Komando Daerah Maritim V selaku penguasa perang daerah laut Sulawesi, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.

Menindaklanjuti penyerahan tersebut maka dibentuklah Lanal. Pembentukan Pangkalan TNI AL dengan Komandan pertama dijabat oleh Kapten Laut (P) Imam Muharam NRP 668/P yang mengawali masa jabatannya pada tanggal 1 Mei 1959 yang dijadikan sebagai dasar / cikal bakal hari jadi Lanal Balikpapan. Dengan beriringnya waktu dan pembenahan sistem administrasi yang ada maka penyerahan sepenuhnya baru dapat dilaksanakan pada tahun 1960an sesuai dengan instruksi bersama Menteri/ Kepala Staf Angkatan Darat dan Menteri Kepala Staf Angkatan Laut NO.A.4/4/17 tanggal 14 Juli 1960. Atas dasar sejarah tersebut maka ditetapkan hari jadi Lanal Balikpapan pada tanggal 1 Mei 1959.

Sejarah Lanal Balikpapan

Lanal Balikpapan didirikan pada tahun 1960 dengan nama Pekuper Laut (Penguasa Perang Laut) berkedudukan di Balikpapan dengan komandan Pertama Kapten Laut (P) Imam Muharam, kemudian Pekuper Laut berganti nama menjadi PP BPP (Perwira Pemeriksa Balikpapan) pada tanggal 2 Oktober 1961 dengan Komandan Kapten Laut (P) Soejono. Tahun 1963 n